Selasa, 25 Februari 2014

Teknologi “Tol” untuk Sistem Jaringan Komputer

Kebutuhan akan komunikasi dan informasi melalui jaringan komputer semakin hari semakin bertambah, seiring dengan berkembangnya teknologi saat ini. Masyarakat mulai membutuhkan sistem jaringan komputer yang menjadi media komunikasi dan pertukaran informasi dengan kemampuan transfer data dalam kapasitas besar serta memiliki kecepatan tinggi tanpa mengalami gangguan. Kebutuhan inilah yang menjadi dasar pemikiran terciptanya suatu sistem jaringan komputer bernama sistem jaringan Fiber Optik.

Fiber Optik ialah suatu sistem jaringan komputer yang menyediakan bandwidth besar, kualitas sinyal lebih baik, kecepatan data tinggi meski dengan jarak yang lebih jauh (berkisar antara 200 meter hingga ratusan kilometer) dan faktor security yang lebih terjamin dibanding media transmisi lainnya. Bisa diibaratkan Fiber Optik adalah jalan tol-nya informasi-informasi yang berlalu lalang dalam sebuah sistem jaringan. Fiber Optik mentransmisikan datanya dengan memanfaatkan sifat cahaya. Berbeda dengan sistem jaringan lain yang menggunakan kabel tembaga untuk membawa sinyal elektrik, kabel fiber optik ini mengubah sinyal elektrik yang mewakili bit menjadi bentuk cahaya yakni menjadi kumpulan gelombang-gelombang elektromagnetik terpandu yang disebut mode. Informasi berupa cahaya tersebut dipandu melalui serat optik berdasarkan fenomena fisika yaitu total internal reflection (pemantulan sempurna).



Untuk lebih jelasnya, transmisi data fiber optik dapat diuraikan sebagai berikut. Secercah cahaya dalam transmisi fiber optik adalah sinyal optik pembawa informasi. Baik informasi yang berupa analog maupun digital. Cahaya tersebut dilepaskan ke dalam serat fiber optik yang terdiri dari dua lapisan yakni bagian inti dan bagian luar. Cahaya tersebut mengalami serangkaian refleksi dalam saluran fiber optik sehingga bagian inti dan bagian luar bertemu. Kemudian saat cahaya mencapai bagian akhir dari saluran, cahaya ditangkap oleh receiver yang peka cahaya, dan diubah menjadi sinyal orisinal sebelumnya.

Struktur Bagian Fiber Optik



Fiber Optik terbuat dari campuran silikon dan germanium yang kemudian bereaksi dengan oksigen membentuk SiO2 , GeO2.SiO2 dan GeO2 yang menyatu dan membentuk kaca serat optik terdiri dari :

  1. Core, adalah kaca tipis yang merupakan bagian inti dari fiber optik yakni tempat pengiriman sinar.
  2. Cladding adalah materi yang mengelilingi inti yang berfungsi memantulkan sinar kembali ke dalam inti atau core. Cladding merupakan bagian luar.
  3. Buffer Coating adalah plastik pelapis yang melindungi fiber dari kerusakan.

Tipe Fiber Optik

Berdasarkan faktor struktur dan properti sistem transmisi yang diimplementasikan, fiber optik dibagi menjadi 2 jenis, yakni Fiber Optik Single Mode dan Fiber Optik Multi Mode.

Fiber Optik Single Mode dapat menjangkau jarak yang lebih jauh dari pada Multi Mode namun hanya dapat mengirimkan satu sinyal pada satu waktu. Sedangkan Fiber Optik Multimode dapat mengirim sinyal yang berbeda di saat yang sama, mengirim data pada sudut refraksi yang berbeda meski jaraknya tak terlalu jauh seperti Single Mode. Fiber Optik Single Mode dapat menjangkau jarak ratusan kilometer sedangkan Fiber Optik Multi Mode hanya menjangkau jarak sekitar 550 meter atau kurang.

Oleh : Vierta Saraswati
Sumber:
Supriyadi, Asep. 2013. Jaringan Komputer Menggunakan Fiber Optik Hardware. diunduh dari www.prakom.lipi.go.id pada 21 Februari 2014 pukul 17.00
Instalasi Fiber Optik. PT Megah Alam Semesta. http://www.instalasijaringan.com/instalasifiberoptic1.html. diakses pada 21 Februari 2014 pukul 17.15


Related Posts :